Wall Street Menguat Seiring Melambatnya Laju Imbal Hasil Obligasi AS

Bursa saham Wall Street pada perdagangan Senin 22 Maret 2021 menguat, Seiring melambatnya laju kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS.

Dikutip dari laman CNBC, Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 85,5 poin atau 0,26% menjadi 32.669,02. Sementara, Indeks S&P 500 naik 22,3 poin atau 0,57% menjadi 3.935,39 dan indeks Komposit Nasdaq menguat 142.6 poin atau 1,08% menjadi 13.357,81.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun 3 basis poin menjadi 1,7%, Setelah sebelumnya menyentuh level tertingginya 14 bulan pada minggu lalu. Satu basis poin setara dengan 0,01%, Kenaikan imbal hasil acuan obligasi di pasar AS telah meningkatkan kekhawatiran bahwa harga saham teknologi bakal melemah.

Menurut direktur Keuangan Treasury Partners ‘Richard Saperstein, Sebagaimana dikutip CNBC, mengatakan “Setelah antusiasime pembukaan kembali ekonomi mengabur dan pergerakan imbal hasil melemah, investor kembali memburu saham teknologi berkapitalisasi pasar besar dengan arus kas yang kuat.

Sebelumnya, Saham pada sektor teknologi tertekan akibat pemulihan ekonomi yang memicu peralihan kepemilikan saham dari sektor teknologi ke sektor siklikal yang diuntungkan ketika ekonomi kembali pulih.

Sementara itu, Optimisme atas pergerakan pasar dan pemulihan ekonomi AS yang mengemuka setelah vaksinasi covid-19 dijalankan, dengan laju vaksinasi yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Namun, beberapa negara bagian masih terjadi kenaikan kasus baru.

Data uji coba pemerintah AS pada Senin menunjukkan bahwa vaksin besutan dari AstraZeneca dan Universitas Oxford terbukti 79% lebih efektif mencegah penularan bergejala dan 100% efektif melawan pasien dengan kondisi kritis yang perlu rawat inap.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment