Minyak Turun, Terbebani Permintaan Pasca Naiknya Suku Bunga Global

Harga minyak pada Jum’at 17 Juni 2022 melemah, terbebani oleh masalah permintaan dan ketatnya pasokan pasca kenaikan suku bunga global.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) Berjangka AS melemah 1,71% menjadi $115,58 per barel. Sedangkan, Harga minyak Brent Berjangka turun 1,50% menjadi $118,01 per barel.

Federal Reserve pada Rabu melaporkan kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin, Memicu kekhawatiran penurunan ekonomi.

Swiss National Bank juga pada hari Kamis menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin dan pada hari yang sama Bank of England menaikkan suku bunga menjadi 1,25%. Kebijakan pengetatan dari bank sentral global tersebut menambah kekhawatiran investor terhadap penurunan ekonomi.

“Kenaikan suku bunga bank sentral menekan harga minyak, meskipun pasokan terus berlangsung ketat, Ungkap Analis CMC Markets Tina Teng, Seperti dikutip Investing.

Fokus utama investor sekarang beralih ke pasokan yang ketat karena AS mengumumkan sanksi baru terhadap Iran.

“Pasar telah mengamati negosiasi antara Barat dan Iran untuk mengantisipasi berlanjutnya kembali kesepakatan nuklir dalam beberapa bulan terakhir. Ini membawa kembali fokus pada masalah sisi penawaran yang sedang berlangsung di pasar, Kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment