Minyak Naik didukung Oleh Pasokan yang Ketat dan Pulihnya Permintaan

Harga minyak pada perdagangan Rabu Petang 8 Juni 2022 menguat lebih dari 1%, Kenaikan harga didorong oleh kondisi pasokan yang lebih ketat dan pulihnya permintaan bahan bakar ditengah pelonggaran pembatasan Covid-19 di kota-kota besar China.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) Berjangka AS menguat 1,11% menjadi $120,74 per barel. Sedangkan, Harga minyak Brent Berjangka naik 1,24% menjadi $122,05 per barel.

Pasokan minyak mentah global masih tetap ketat karena Barat memberlakukan sanksi ekspor minyak dari negara Rusia. Sebagian besar kilang-kilang minyak secara global mendekati kapasitas maksimum untuk memenuhi peningkatan permintaan dari pandemi Covid-19 dan mengganti pasokan minyak dari Rusia yang hilang.

Data dari American Petroleum Institute menunjukan bahwa pasokan minyak mentah AS hari Selasa mengalami peningkatan sebesar 1,845 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 3 Juni.

Sementara itu, Kota-kota besar di China seperti Beijing dan Shanghai mengurangi pembatasan Covid-19 dan mengizinkan lebih banyak mobilitas, hal ini berpotensi permintaan bahan bakar semakin meningkat.

“Minyak tetap didukung dengan baik pada penurunan saat ini, Kata Analis Pasar Senior Oanda Asia Pacific Pte ‘Jeffrey Halley, mengatakan kepada Bloomberg.

‘Halley menambahkan, “Dengan dibukanya kembali China, harga yang lebih tinggi tetap ada di jalur menuju resistennya.

Fokus utama investor sekarang tertuju pada data pasokan minyak mentah dari Badan Informasi Energi AS, terbit nanti hari ini.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment