Minyak Anjlok, Pertemuan OPEC+ Secara Tak Terduga ditunda

Harga minyak pada Kamis petang 23 November 2023 melemah lebih dari 1%, karena produsen OPEC+ secara tak terduga menunda pertemuan yang sudah direncanakan pada hari Minggu, Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang arah pengurangan produksi minyak mentah di masa depan.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) Berjangka AS merosot 1,40% menjadi $76,02 per barel. Sedangkan, Harga minyak Brent Berjangka turun 1,28% menjadi $80,91 per barel.

OPEC+ secara tak terduga menunda pertemuan menjadi 30 November dari sebelumnya yang dijadwalkan pada 26 November, sebuah perkembangan mengejutkan yang dilakukan OPEC+ tanpa memberikan alasan untuk penundaan tersebut.

Pertemuan OPEC+ yang melibatkan Arab Saudi, Rusia dan sekutu lainnya serta anggota kelompok negara-negara penghasil minyak OPEC, diperkirakan akan mempertimbangkan perubahan terhadap kesepakatan yang sudah membatasi pasokan hingga tahun 2024.

Sementara itu, Data terbaru mengindikasi bahwa pemangkasan pasokan yang sedang berlangsung di Arab Saudi dan Rusia tidak berlaku bagi pasar minyak global karena tidak seketat yang diperkirakan sebelumnya. Anggota OPEC lainnya terlihat telah meningkatkan produksinya.

Adapun, Data AS menunjukkan adanya peningkatan cadangan yang jauh lebih besar dari perkiraan selama sepekan terakhir. Persediaan bensin juga secara tak terduga mengalami peningkatan dan distilat turun sedikit lebih besar dari perkiraan.

Tetapi produksi minyak AS tetap mendekati rekor tertinggi selama seminggu terakhir, yaitu 13,2 juta barel per hari. Negara ini dalam beberapa bulan terakhir juga telah meningkatkan produksi untuk mengisi kekurangan pasokan dari pengurangan OPEC, serta untuk membantu pasar global menghadapi lebih banyak pembatasan ekspor minyak Rusia.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment