Harga Minyak Anjlok ditengah Lemahnya Data Ekonomi China

Harga minyak pada Rabu petang 03 Mei 2023 melemah lebih dari 4%, ditengah lemahnya data ekonomi China dan ekspektasi akan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) Berjangka AS merosot tajam 5,11% menjadi $68,00 per barel. Sedangkan, Harga minyak Brent Berjangka turun 4,70% menjadi $71,78 per barel.

Harga minyak tertekan oleh rilis data ekonomi China pada hari minggu yang menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China secara tak terduga turun pada bulan April. Seiring prospek ekonomi dunia yang suram juga telah membebani harga.

Pelaku pasar akan mencari petunjuk dari ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral yang melawan inflasi, yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan energi.

The Fed pada hari Rabu diprediksi akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. ECB juga pada pertemuan kebijakannya pada hari Kamis diperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Sementara itu, Produksi minyak OPEC turun pada bulan April, karena negara-negara yang terkena sanksi Rusia dan Produksi minyak Iran telah melampaui 3 juta barel per hari, Menurut menteri perminyakan Iran pada hari Selasa.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment