Harga Emas Naik ditengah Berita Fed yang Akan Menurunkan Suku Bunga

Harga emas naik pada Kamis malam 20 Juni 2019. Setelah Federal Reserve yang membuka pintu akan penurunan suku bunga lebih lanjut.

Harga Emas Jatuh Akibat Optimisme Dagang AS-China

Dikutip dari Reuters Kamis (20/06), Harga emas spot naik ke level tertinggi sejak Maret 2014, emas spot 1.33 persen lebih tinggi di sekitar $1,378.01 per ons.

Emas berjangka juga mengalami kenaikan kuat di $1,382.10 per ounce. dari sebelumnya yang melonjak 3 persen menjadi $1,397.70 per ons.

Setelah pertemuan Fed pada hari Rabu, di mana bank sentral AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi membuka pintu bagi kemungkinan penurunan suku bunga di masa depan, imbal hasil Treasury 10-tahun juga turun di bawah 2% untuk pertama kalinya sejak November 2016. Itu telah breakout sebuah tingkat psikologis yang penting.

Seorang ekonom mengatakan bahwa lonjakan harga emas yang terjadi kemungkinan didorong oleh penurunan imbal hasil Treasurys, dengan durasi lebih pendek berkisar antara tiga bulan dan dua tahun. Imbal hasil obligasi Treasury 3-bulan mengalami penyusutan lebih rendah ke 2.175 persen.

Ujung kurva hasil yang lebih rendah cenderung bergerak sejalan dengan pergerakan suku bunga, yang artinya suku bunga dana Fed yang lebih rendah akan mendorong hasil yang menurun dalam jangka pendek. Ketika imbal hasil dalam durasi yang lebih pendek turun, emas menjadi lebih menarik sebagai opsi investasi karena hasil yang relatif lebih tinggi.

Proyeksi suku bunga Fed yang menunjukkan delapan anggota Fed melihat pemotongan tahun ini, yang diambil oleh pedagang sebagai tanda lebih lanjut bahwa bank sentral hampir memotong suku bunga.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment