Harga Emas Melemah ditengah Investor Lebih Fokus Ke Stimulus AS

Harga emas turun pada Selasa petang 13 Oktober 2020, ditengah menguatnya dolar AS dan ada sentimen stimulus yang dapat meningkatkan daya tariknya pada aset lindung nilai terhadap inflasi.

Harga Emas berjangka AS Turun sebesar 0,12 % menjadi $ 1.926,05 per ons. Sedangkan, XAU/USD merosot 0,07% menjadi $ 1.924,26 per ons. dan Perak melemah 0,60% menjadi 25.117 per ons. untuk Indeks dolar AS menguat sebesar 0,13% ke 93,222.

“Dengan tidak menurunnya dolar, tren kenaikan logam mulia sedikit menjadi gelisah saat ini, kata Howie Lee, Pakar ekonom di OCBC Bank, Seperti dikutip Reuters Selasa (13/10) petang.

Lebih lanjut Howie lee mengatakan, “Untuk jangka pendek atau panjang, Kemungkinan ada dorongan bagi harga emas jika paket stimulus bisa diloloskan. Tapi karena terjebak dalam kebuntuan, dan sekarang sepertinya tidak akan ada stimulus sebelum pemilu, emas sedikit kesulitan saat ini.

Juru bicara Gedung Putih pada hari Senin mengatakan Senat Partai Republik AS akan mengikuti keinginan Presiden AS Donald Trump terkait undang-undang paket bantuan virus.

Sebelumnya pada hari Minggu Trump meminta Kongres AS untuk mengesahkan RUU stimulus yang nilainya telah diubah.

Sementara itu, Investor juga terus memantau pemilihan presiden AS mendatang dan menurut jajak pendapat menunjukkan bahwa pesaing Trump ‘Joe Biden, dari Partai Demokrat dinilai telah memimpin perolehan suara tersebut.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment