Harga Emas Jatuh Akibat Optimisme Dagang AS-China

Tanda-tanda yang menunjukkan kedua Negara dengan ekonomi terbesar dunia ini akan mengakhiri pertikaian perdagangan mereka, mengarahkan pada sentimen ke aset berisiko lebih tinggi. Tentunya, sebagai aset safe haven, harga emas turun karena ditinggal pembeli.

Harga Emas Jatuh Akibat Optimisme Dagang AS-China

Harga emas melemah pada hari Selasa (15/04) dini hari ke level terendah dalam satu pekan, walaupun terjadi pelemahan pada Dolar AS. Hal itu dikarenakan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, mengatakan harapannya bahwa Washington dan Beijing akan mendekati kesepakatan negosiasi dalam menyelesaikan masalah perdagangan tentang perang tarif impor.

Data ekonomi AS pada pekan lalu menunjukkan adanya kenaikan harga barang impor dalam kurun waktu tiga bulan secara berturut-turut hingga Maret, Emas menjadi kehilangan alasan untuk naik harga. Selain itu, Rilis data ekspor Negara China juga menunjukkan perkembangan positif.

Harga emas spot pada selasa 15 April 2019 turun sekitar 0.2 persen 1,287.34 per ounce. Sedangkan pada harga emas futures di Comex New York jatuh kisaran 0.4 persen ke 1,290.60 an ounce. Grafik XAU/USD secara harian juga menampilkan pelemahan 0.19 persen ke 1,288.03, sedikit melanjutkan pelemahan tajam yang terbentuk sejak 11 April, Akibat Dolar AS yang mengalami kenaikan, serta antisipasi pasar terhadap dovish-nya kebijakan bank-bank sentral negara mata uang mayor.

Sementara itu, pakar analis teknikal berpandangan, volume pada perdagangan emas minggu ini akan melambat, seiring dengan terjadinya fluktuasi harga. Bahkan, pakar memperkirakan pergerakan harga emas akan sedikit volatile karena pelaku pasar mulai berkurang.

Leave a Comment