Euro Menguat Terhadap Dolar Imbas Rilis Data Ekonomi Jerman

Rilis data ekonomi zona euro menunjukkan hasil positif turut berdampak positif terhadap pergerakan mata uang euro (EUR). Euro pun menguat atas dolar AS.

Indeks Dolar AS Masih Lemah Menanti Hasil Perundingan Dagang

Dikutip dari laman Bloomberg, Selasa 21 Januari 2020 mata uang euro menguat 0,10% ke level 1,1107. Analis Global Kapital Investama menilai penguatan EUR tidak terlepas dari technical rebound setelah mata uang tersebut sempat jatuh dalam tiga sesi terakhirnya.

Penguatan juga didorong oleh sentimen ekonomi versi ZEW yang hasilnya di luar ekspektasi pasar. Diperkirakan data tersebut berada di angka 15.0 dan ternyata datanya justru berada di angka 26.7. untuk data indeks harga produsen (PPI) Jerman yang dirilis kemarin juga diluar perkiraan pasar. Indeks PPI Jerman tumbuh 0,1% pada Desember 2019. Lebih baik dibandingkan bulan lalu yang stagnan di angka 0,0%.

Sementara itu, kondisi dollar Amerika Serikat juga tengah dalam tren yang baik. Setelah rilis data perumahan yang membaik. Tercatat data perumahan AS naik 16,8% atau secara musiman sama dengan 1,61 juta unit pada Desember 2019. Data tersebut jauh lebih baik dibanding perkiraan analis yang hanya mencapai 1,38 juta.

Kondisi tersebut, Sebenarnya USD sempat menekuk EUR selama beberapa hari ke belakang. Namun dengan sentimen positif yang baru saja didapatkan EUR, USD akhirnya melemah pada perdagangan hari ini.

Disisi lain, pasar tengah menanti hasil rapat yang akan digelar Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (23/1) mendatang. Salah satu yang dinantikan adalah pernyataan Ketua ECB Christine Lagard yang dinilai akan punya pengaruh dalam pergerakan EUR.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment