Emas Menguat, Pasar Tunggu Data CPI Pertanda Rate Lebih Lanjut

Harga emas menguat pada Kamis 11 Januari 2024, Ditengah fokus pasar tertuju pada data inflasi AS sebagai pertanda mengenai rencana Federal Reserve AS untuk memangkas suku bunga lebih lanjut.

Harga Emas berjangka AS menguat 0,40% menjadi $2.035,68 per ons. Sedangkan, Perak merosot 0,23% menjadi $23,012 per ons.

Logam mulia masih tertahan dari kerugian selama sepekan pertama bulan Januari, lantaran traders masih mempertanyakan apakah Fed akan mulai memangkas suku bunga paling cepat pada bulan Maret 2024.

Ketidakpastian atas pemangkasan suku bunga mendorong rebound kuat dolar, yang juga membebani emas. Namun, greenback melepas sebagian besar kenaikannya baru-baru ini, tatkala traders juga sebagian besar mempertahankan peluang pemangkasan suku bunga bulan Maret.

Sementara itu, Pasar saat ini sedang menunggu data consumer price index (CPI) kunci AS untuk bulan Desember, yang akan terbit pada hari ini. Inflasi CPI akan sedikit meningkat, sementara CPI inti diperkirakan akan turun lebih lanjut.

Inflasi diperkirakan akan tetap berada di atas target tahunan Fed sebesar 2% yang, ditambah dengan tanda-tanda ketahanan pasar tenaga kerja baru-baru ini. Ini menjadi pertanda buruk bagi ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal.

Namun, traders tampaknya sebagian besar mempertahankan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan Maret, meskipun ada sedikit penurunan pada minggu lalu.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment