Dolar Naik, Poundsterling Melemah Pasca Rilis Data Inflasi Inggris

Indeks dolar AS pada Rabu 20 Desember 2023 menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya, ditengah pelemahan poundsterling karena inflasi yang melambat yang dapat menambah ekspektasi pemotongan suku bunga Bank of England (BoE) tahun depan.

Indeks dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya naik sedikit 0,11% di 101,894. Sementara, Pair EUR/USD melemah 0,10% pada 1,0979. Pair GBP/USD turun 0,43% pada 1,2675. dan Pair USD/JPY turun 0,2% ke 143,57.

Inflasi Inggris di bulan November anjlok, turun menjadi 3.9% dari sebelumnya di angka 4.6% di bulan Oktober angka terendah sejak September 2021.

Angka tahunan inti yang penting, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang volatily, juga turun dalam jumlah yang tidak terduga, turun menjadi 5,1% pada november dari sebelumnya di bulan oktober sebesar 5,7%.

Bank of England juga telah menahan suku bunga utamanya tidak berubah pada rapat minggu lalu, tetapi menyatakan bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama.

Namun, Angka ini telah mendorong pasar untuk sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan suku bunga pada bulan Mei 2024, Hal ini yang menyebabkan poundsterling turun tajam.

Sementara itu, Pelemahan dolar terjadi sejak rapat penetapan kebijakan Fed pada minggu lalu yang memperkirakan tiga penurunan suku bunga untuk tahun 2024. Namun, pelemahan dolar sebagian besar dibatasi oleh sejumlah pengambil kebijakan Fed yang telah berusaha untuk meredam ekspektasi dovish.

Hal ini berlanjut pada hari Selasa, Presiden Federal Reserve Atlanta, “Raphael Bostic” mengatakan tidak ada “urgensi” sekarang untuk pemotongan. dan Presiden Fed “Richmond Thomas Barkin” juga mengatakan apakah bank sentral dapat memenuhi perkiraan penurunan suku bunga, hal itu tergantung dari bagaimana kinerja ekonomi AS.

Data ekonomi AS yang akan dirilis hari Rabu berpusat pada pasar perumahan, seperti existing home sales bulan November.

Namun, Harga Consumption Expenditures Index/CPI inti, ukuran inflasi favorit The Fed, akan dirilis pada hari Jumat, dan bisa menunjukkan apakah inflasi telah cukup melambat bagi The Fed untuk mulai melonggarkan kebijakan pada tahun depan.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment