Dolar AS Turun ditengah Kasus Covid-19 Melonjak Lagi

Indeks dolar AS pada perdagangan Jum’at petang 9 Juli 2021 melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, ditengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi global dipicu melonjaknya kembali kasus baru Covid-19.

Indeks dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada Jum’at petang turun sebesar 0,20% menjadi 92,213. Sementara, Pair EUR/USD naik 0,22% pada 1,1869. Pair GBP/USD menguat 058% menjadi 1,3866. Pair USD/JPY naik 0,35% menjadi $110,17.

Meningkatnya kekhawatiran bahwa virus baru varian delta dapat menyebar lebih cepat dari virus Covid-19 dan ini menjadi penghambat pemulihan ekonomi global.

“Salah satu risiko terbesar ke depan bagi pertumbuhan ekonomi global adalah bahwa kita secara prematur telah menyatakan kemenangan atas Covid-19. Kata Presiden The Fed “San Francisco Mary Daly, mengatakan kepada Financial Times pada hari Jumat.

Ia manambahkan “Jika ekonomi global‚ÄČtidak bisa mendapatkan‚ÄČtingkat vaksinasi yang lebih tinggi, Masih mendapatkan di belakang kita, maka itu merupakan tekanan bagi pertumbuhan ekonomi AS.

Adapun imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke level terendah lima bulan di 1,34% pada penutupan Kamis.

Sementara itu, Pemerintahan Jepang telah mengumumkan status darurat di Tokyo karena melonjaknya kasus baru virus, yang berarti kompetisi Olimpiade kemungkinan akan berlangsung tanpa adanya penonton.

Di Inggris dan AS kasus infeksi baru juga terus meningkat serta rekor peningkatan jumlah kasus kematian di Asia Tenggara.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment