Dolar AS Menguat ditengah Penantian Kenaikan Suku Bunga Fed

Indeks dolar AS menguat pada Selasa petang 19 April 2022, terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Seiring dengan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS, Karena investor menunggu kenaikan suku bunga The Fed.

Indeks dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya menguat sebesar 0,14% menjadi 100,905. Sementara, Pair EUR/USD merosot 0,06% pada 1,0773. Pair GBP/USD melemah 0,08% menjadi 1,2997. dan Pair USD/JPY naik 1,41% menjadi $128,76.

“Saya pikir tren naiknya dolar mencerminkan kinerja ekonomi AS yang lebih baik, saat kami telah melihat beberapa dampak awal dari harga energi yang lebih tinggi akibat perang Ukraina di tempat lain, terutama di zona euro, Kata ‘Carol Kong, Ahli Strategi FX Commonwealth Bank Of Australia seperti dikutip Reuters.

‘Carol Kong, menambahkan bahwa ia tengah mencermati data indeks manajer pembelian (PMI) Eropa yang akan dirilis di beberapa pasar pada hari Jumat. Inggris dan AS juga akan merilis PMI sendiri dalam sepekan.

Sementara itu, Pasar berjangka AS telah memperkirakan pengetatan sebanyak 50 basis poin pada pertemuan bulan depan, dan di prediksi suku bunga naik sekitar 75 basis poin pada tahun 2022.

Presiden The Fed ‘Louis James Bullard, pada hari Senin mengatakan bahwa bank sentral perlu bergerak cepat untuk menaikkan suku bunga menjadi sekitar 3,5%, dan seharusnya tidak mengesampingkan kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin.

“Lebih dari 50 basis poin bukanlah kasus dasar saya saat ini, Tambah Bullard, merujuk pada langkah seperti itu oleh The Fed di bawah ‘Alan Greenspan, pada tahun 1994. “Saya tidak akan mengesampingkannya, tetapi ini bukan kasus dasar saya di sini.

Disisi lain, Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10 tahun naik 2,884% level tertinggi tiga tahun terakhir, dan Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan global tahun 2022 merosot hampir satu poin persentase penuh, dari perkiraan sebelumnya 4,1% menjadi 3,2%, bisa dilihat dari dampak perang yang terjadi dan benua Eropa yang akan merasakan dampak paling parah.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment