Dolar AS Melemah, Investor Mencerna Data Inflasi Konsumen AS

Indeks dolar AS pada Jum’at 12 Januari 2024 melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, ditengah investor mencerna data inflasi konsumen AS yang beragam yang berdampak terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve AS di masa depan.

Indeks dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya melemah 0,11% ke 101,939. Sementara, Pair EUR/USD menguat 0,07% ke 1,0976. Pair GBP/USD naik 0,11% ke 1,2475 dan Pair USD/JPY turun 0,35% menjadi $144,76.

Harga konsumen tahunan AS naik 0,3% pada bulan Desember, data yang dirilis hari Kamis menunjukan kenaikan 3,4%, melebihi ekspektasi untuk kenaikan 0,2% dan 3,2%.

Namun, Penurunan dolar tertahan karena CPI ‘inti’, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang volatil, turun lagi, menyarankan inflasi yang mendasarinya tetap turun.

Para pejabat Fed telah mencoba untuk mengabaikan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih awal, di mana Presiden Fed “Cleveland Loretta Mester” mengatakan pada hari Kamis bahwa angka inflasi terbaru, berarti akan terlalu dini kebijakan bagi bank sentral jika menurunkan suku bunganya pada bulan Maret.

Namun, Mayoritas traders masih memperkirakan bahwa Fed akan mulai memangkas suku bunga paling cepat pada bulan Maret.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment